Minggu, 15 Maret 2015

Selain Dangdut,You Tube buat Selera Musik lebih Bervariasi


Semenjak di US, konsistensi bermusik tampaknya berubah-ubah. Akhir-akhir ini, I often listen to Lionel Richie, sejumlah lagunya Stuck on You, Hello and Lady kini mengiringi siang dan malam. Beberapa bulan lalu, saya terus-terusan  mendengarkan AXL’s dengan dua lagu pamungkasnya itu, Andai Dapat Ku Undur Masa dan Aku lah Kekasihmu. AXL’s ini bukan vokalisnya Gun Roses itu loh, tapi ini band melayu asal Malaysia. Saya mendengarkannya siang malam, ketika di Perpustakaan kampus atau di malam-malam yang dingin di dorm ketika jelang tidur. Kehadiran You Tube benar-benar membuat pilihan lagu menjadi kaya dan bervariasi. Untung saja saya belum pudeng* dengarkan lagu-lagu Sunda.

Entahlah, ada banyak hal yang bisa jelaskan mengapa saya bisa suka lagu-lagu tertentu untuk waktu tertentu. Yang pertama tentu saja, You Tube membuatnya mungkin. Kecepatan internet di US tidak usah diragukan lagi, tak ada istilah ngadat dan lelet. So, hampir dipastikan, mencari hiburan murah meriah yah dengan ber You Tube ria itu. Tak perlu bayar duit itu ini. 

  • i

Sabtu, 07 Maret 2015

Orang Bangka ber-Winter Ria di Arkansas Amerika Serikat

 
Saya ketiak snow war
Apaaa...sebentar lagi Spring ?, itu artinya saya sebentar lagi melewati Winter di tahun 2014 ini. Tanpa sadar, saya akan melewati musim yang dingin dan beku. Sayang rasanya peristiwa Winter itu tidak saya ceritakan lewat diari publik ini. Ada sejumlah foto yang saya abadikan untuk melengkapi pengalaman ber-winter di negeri Paman Sam ini.

Ada empat musim yang berlaku di US yakni Summer, Fall, Winter dan Spring. Siklusnya akan memakan jangka waktu kurang lebih tiga bulan. Winter dimulai sekitar Desember 2014 lalu hingga Februari 2015, setelah sebelumnya di awali Fall sejak September-November lalu. Sebelumnya juga saya lewati Summer yang panas sejak saya tiba di US, Juli hingga Agustus. Kurang lebih ada tiga bulan untuk keempat musim itu. Jadi, saya ceritanya sebentar lagi akan memulai Spring di Maret hingga Mei nanti.
  • i

Sabtu, 14 Februari 2015

Joged-joged Valentine Day dan Seks Bebas di Amerika



Valentine Day sebagai hari kasih sayang yang katanya sedunia itu tak menjadi momen istimewa bagi saya. Ia adalah sesuatu yang asing dan menjijikan. Prilaku yang akan menjerumukan pada perzinahan. Begitulah pikiran saya, setidaknya beberapa jam yang lalu. Tadi, saya baru saja menghadiri Valentine Day di kampus, dan saya tak menemukan pria dan lelaki melakukan perzinahan bebas. Ada apa ini, bukankah Valentine Day itu dosa.


Jujur saja, saya tak pernah merayakannya dan tak berniat untuk memikirkannya. Saya ingat selama lima tahun menjadi penyiar, saya tak pernah mengembar-gemborkan hari besar pasangan itu. Ketika teman-teman penyiar menyebut-nyebut selama jam siarannya dan sms request lagunya disertai selamat hari valentine itu, saya kebalikannya, sengaja mendiamkannya. Begitulah, hingga kini, saya tak akrab dengan konsep hari berkasih sayang itu.

  • i

Kamis, 29 Januari 2015

Knowing Friendship Paradox to Engage with Facebook

Social Media User-illustration photo


Here is my essay about Friendship Paradox in Facebook's network typography. I want to make a point that there is a need for the user to understand a Friendship Paradox before signing up for a Facebook account and interacting in a new network topography.

Since it was found in 2004, Facebook recently had reached 1.3 billion active users in 2014[1]. Thus it became one of the largest social media in the world. This enormous number was reached because Facebook had made it easier to connect with relatives, friends or new friends around the world. The interface was enriched with some easy tools for us to access. We do not need to wait some minutes longer just to add friends, to comment, to post text, picture or video. In turn, your online friends from around the world can response to these posting just in second.

  • i

Jumat, 09 Januari 2015

Sakitnya tuh disini; Ketika Foto dan Artikel Saya di Copas Illegal

LAMAN BLOG PLAGIAT DIMAKSUD
Beberapa hari lalu, saya browsing artikel saya tentang sejumlah pantai yang ada di Bangka. Saya mencarinya dengan mengetikkan keyword di mesin mencari google. Saya lalu tercengang dan flat ternyata ada juga toh yang copy dan paster artikel saya pada blog asing. Asing dalam artian bukan blog yang saya kelola, dan pemiliknya tidak saya kenal sama sekali. Asing dalam artian juga, saya merasa dirampok dan dicurangi ketika produk saya diakui milik orang lain.

  • i